Kebun Raya Batam

Kota Batam punya banyak destinasi wisata gratis yang bisa dikunjungi tanpa membayar tiket masuk. Salah satunya adalah Kebun Raya Batam.

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
Tribun Batam
KEBUN RAYA BATAM 

TRIBUNBATAMWIKI.COM, BATAM - Kota Batam punya banyak destinasi wisata gratis yang bisa dikunjungi tanpa membayar tiket masuk.

Salah satunya adalah Kebun Raya Batam atau Batam Botanic Garden.

Kawasan wisata ini telah diresmikan sejak Desember 2018 lalu.

Adapun rencana pengembangannya telah dicanangkan sejak 2013 silam.

Lokasinya berada di jalan Hang Lekiu, kelurahan Sambau, kecamatan Nongsa, kota Batam.

Kebun Raya Batam dikembangkan oleh Bidang Pengembangan Kawasan Konservasi Tumbuhan Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya - LIPI yang juga mengembangkan Kebun Raya Bogor.

Badan ini juga mengembangkan kebun raya serupa di sejumlah wilayah di Indonesia.

Sesuai namanya, Batam Botanic Garden berisi banyak tanaman yang tumbuh di sepanjang areal kebun.

Jangan bayangkan kebun ini mirip dengan Kebun Raya Bogor, sebab tanaman yang ada di sini belum sepenuhnya tumbuh tinggi.

Hal ini membuat beberapa sudut perkebunan masih cukup terik karena kekurangan pohon rindang.

Pada awal pembangunannya, Kebun Raya Batam memiliki 2.500 koleksi tanaman dan 9.700 bibit yang ditanam pada tahun selanjutnya.

Adapun pada 2018, bibit-bibit yang sudah ditanam adalah 500 pohon ketapang kencana.

Meski begitu, hingga tahun 2020, cukup banyak tanaman yang sudah tumbuh di kebun ini, seperti bunga Kamboja dan tanaman hias lainnya.

Daya tarik

1. Taman Warna-warni

Salah satu spot yang jadi favorit di tempat ini adalah Taman Warna Warni.

Taman ini berada di bagian bukit atas kebun.

Struktur tanah kebun ini memang tidak lurus lapang, melainkan berbukit.

Untuk menuju ke taman ini, pengunjung harus menaiki anak tangga kecil yang sudah di cat warna-warni.

Setelah itu, kamu akan sampai di pelataran kecil penuh dengan daun-daun hijau di atapnya.

Di sini terdapat satu gazebo dengan genteng warna-warni yang cocok untuk bersantai.

Sayangnya, karena jumlahnya hanya satu, banyak pengunjung yang tidak bisa menempatinya.

Sampai di puncak taman warna-warni, pengunjung bisa melihat pemandangan Batam Center lengkap dengan bangunan tingginya.

2. Walking track

Taman Warna-warni ini punya walking track dengan banyak jalur yang mengarah ke bawah bukit.

Walking track ini sudah dilapisi block paving, sehingga nyaman untuk dipijak.

Selain itu, di sepanjang pinggiran walking track tersebut juga di cat berwarna-warni sesuai dengan nama taman ini.

Ada pula tempat sampah yang berbentuk menyerupai pohon yang tak kalah unik.

3. Tanaman hias

Terdapat cukup banyak tanaman hias yang tumbuh bergerombol di taman Warna-warni.

Tak sedikit pengunjung yang berjalan-jalan sembari berfoto di depan tanaman hias yang ada di sini.

Di atas bukit ini terdapat tulisan Kebun Raya Batam yang bisa dilihat hingga ke bawah areal kebun.

4. Kuliner

Jangan khawatir kelaparan bila jalan-jalan ke kebun ini, karena di sini banyak pedagang yang menjual aneka makanan, mulai dari mie rebus, bakso, cilok, hingga ayam penyet.

5. Gratis masuk

Yang paling menyenangkan adalah, masuk ke sini tidak dipungut biaya alias gratis.

Parkirannya pun gratis.

6. Gapura Kebun Raya Batam

Di bagian depan terdapat gapura masuk berupa rangkaian besi baja berwarna coklat tua yang disusun tinggi.

Gapura ini sangat ikonik, sehingga banyak pengunjung yang rela menepi untuk berfoto di depannya.

Terdapat tulisan 'Kebun Raya Batam' berwarna oranye, dan 'Batam Botanic Garden' berwarna putih kecil dibawahnya.

Bahkan banyak remaja yang berhenti di depan gerbang masuk tersebut hanya untuk berfoto tanpa masuk ke dalam areal kebun.

Fasilitas 

Meski masih perlu pengembangan, Batam Botanic Garden sudah menyediakan fasilitas toilet dan mushola sehingga pengunjung tidak perlu kebingungan bila ingin buang air maupun sholat.

Waktu buka

Kebun Raya Batam buka mulai pukul 08.00 pagi hingga 18.00 petang.

Suasana Batam Botanic Garden akan semakin ramai bila menjelang sore hari.

Hal ini lantaran, sinar matahari sudah tidak terlalu terik seperti saat siang hari.

Lokasi

Jalan Hang Lekiu, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Aunur Rafiq (Bupati Karimun)

Gereja Katolik Hati Santa Maria Tak Bernoda Tanjungpinang

(Tribunsumselwiki.com/Widi)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved