RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau

RS Bhayangkara Polda Kepri pertama kali dibangun pada tahun 2013. Adapun rencana pembangunannya sendiri telah dirintis sejak tahun 2005.

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
Tribun Batam
RS Bhayangkara Polda Kepri 

TRIBUNBATAMWIKI.COM, BATAM - Untuk menangani kasus Covid-19 di Kota Batam, pemerintah telah menyiapkan tiga rumah sakit rujukan.

Ketiga rumah sakit tersebut yakni RS Embung Fatimah, RS Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, dan RS Bhayangkara Polda Kepri.

Setiap rumah sakit rujukan yang menangani pasien terjangkit virus corona harus mempunyai syarat berupa tersedianya fasilitas ruang isolasi.

Syarat tersebut berlaku bagi semua rumah sakit rujukan yang menerima pasien suspect, orang dalam pemantauan (ODP), maupun positif virus corona.

RS Bhayangkara Polda Kepri sendiri menjadi rumah sakit terakhir di Kota Batam yang ditetapkan sebagai RS rujukan Covid-19.

Sebelumnya, RS Embung Fatimah dan RSBP Batam telah lebih dulu ditetapkan dan beberapa kali menangani pasien positif maupun suspect Covid-19.

Hingga kini, RS Bhayangkara Polda Kepri beberapa kali memberikan layanan rapid test untuk masyarakat Batam, baik gratis maupun berbayar.

Sejarah

RS Bhayangkara Polda Kepri pertama kali dibangun pada tahun 2013.

Adapun untuk rencana pembangunannya sendiri telah dirintis sejak tahun 2005 dengan penetapan lahan rumah sakit dari BP Batam. 

Lokasinya tak jauh dari Polda Kepri, yakni di Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam.

Rumah sakit ini diresmikan pada Juni 2016 oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian.

Selain menjadi sarana pembantu penyelidikan kepolisian, rumah sakit ini juga menjadi sekretariat Disastarter Victim Identification (DVI) Mabes Polri.

Dalam proses penyelidikan, berbagai kegiatan mulai dari identifikasi mayat melalui DNA maupun sidik jari hingga penyelidikan penyebab kematian dilakukan di sini.

Awal pembangunannya, RS Bhayangkara Polda Kepri mampu menampung sebanyak 27 pasien rawat inap.

Selain itu, di sini juga telah tersedia rehabilitasi jiwa, poli jiwa, laboratorium, hingga poli umum. 

Kendati dulunya masih sangat terbatas, rumah sakit ini memiliki keunggulan di bidang kedokteran forensik.

Terdapat instalasi forensik lengkap dengan peralatan forensik modern, seperti rotating autopsy table, refrigerator 12 pintu, antropometer with digital imaging, hingga embalming machine.

Tak lama setelah diresmikan, RS Bhayangkara Polda Kepri juga terus melakukan pembangunan infrastruktur seperti instalasi kamar operasi dan ruang ICU.

Rumah sakit ini memulai pembangunan tahap II pada Juli 2016 atau sebulan setelah diresmikan.

Anggaran yang dipakai mencapai Rp 3,5 miliar dan merupakan dana hibah dari Provinsi Kepulauan Riau.

Selain mendapat kucuran dana dari Pemprov Kepri, pembangunan rumah sakit ini juga didukung dengan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar dari Pemerintah Kota Batam.

Selain menjadi sarana penyelidikan kepolisian, rumah sakit ini juga melayani masyarakat umum dan tahanan kepolisian.

Lokasi

Jalan Dang Merdu KM. 02, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam.

STIE Pembangunan Tanjungpinang

(TRIBUNBATAMWIKI.COM/Widi Wahyuning Tyas)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved