RS Darurat Covid-19 Pulau Galang Resmi Beroperasi Mulai 6 April 2020

Rumah Sakit Khusus Penanganan Covid-19 di Pulau Galang, Batam mulai beroperasi hari ini, Senin (6/4/2020).

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
Kompas
RS Darurat Penanganan Covid-19 Pulau Galang 

TRIBUNBATAMWIKI - Rumah Sakit Khusus Penanganan Covid-19 di Pulau Galang, Batam mulai beroperasi hari ini, Senin (6/4/2020).

Rumah Sakit Khusus Penanganan Covid-19 di Pulau Galang biasa dikenal juga sebagai RS Darurat Covid-19.

Sebelumnya, rumah sakit yang mulai dibangun sejak 8 Maret 2020 ini ditergetkan selesai pada 28 Maret 2020.

Namun, transportasi pengangkut perlengkapan penunjang pembangunan yang terkendala akibat cuaca buruk menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek.

Akhirnya, proyek pembangunan rumah sakit ini rampung pada 5 April 2020 dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.

Kendati mulai beroperasi hari ini, rumah sakit ini belum bisa langsung menampung pasien.

Pihak pengelola rumah sakit masih melakukan penyesuaian, termasuk uji fungsi berbagai peralatan medis dan uji tugas SDM di setiap bagian yang dipersiapkan.

Paling tidak butuh waktu satu minggu sebelum rumah sakit ini siap menerima dan memberikan pelayanan pasien Covid-19.

Rumah sakit ini akan diprioritaskan untuk pekerja migran Indonesia yang terjangkit virus corona.

Namun, apabila nantinya tidak ada pasien yang berasal dari pekerja migran, maka akan digunakan untuk menangani pasien yang tak tertampung di rumah sakit rujukan Batam.

Lokasi

Rumah Sakit Khusus Penanganan Covid-19 ini dibangun di wilayah eks camp pengungsi Vietnam yang terletak di Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Dari total luas wilayah 80 hektar, rumah sakit ini memakan lahan seluas 20 hektar.

Rumah sakit ini bukan hanya berupa bangunan baru, namun juga renovasi bangunan rumah sakit yang telah ada sebelumnya.

Area ini berjarak kurang lebih 60 kilometer dari Bandara Hang Nadim Batam.

Adapun jaraknya dengan pusat kota Batam yakni 56 km.

Persiapan operasional

- Peninjauan

Rumah Sakit Khusus Penanganan Covid-19 telah beberapa kali ditinjau oleh Presiden Joko Widodo dan sejumlah pejabat dari pemerintah pusat lainnya.

Tanggal 25 Maret Panglima TNI dan Kapolri bertandang ke Galang untuk meninjau langsung proyek pembangunan rumah sakit ini.

Kemudian, tanggal 1 April 2020, Presiden Joko Widodo juga datang untuk meninjau proyek ini.

- Simulasi penanganan pasien

Satgas Terpadu telah melakukan simulasi penanganan pasien Covid-19 yang diangkut menggunakan pesawat Hercules C-130 ke Bandara Hang Nadim Batam.

Nantinya, pasien yang diangkut dengan pesawat Hercules akan langsung disambut petugas berpakaian APD lengkap.

Saat tiba di pintu belakang pesawat, petugas medis yang berpakaian lengkap masuk ke dalam pesawat untuk menjemput pasien Covid-19.

Jika pasien merupakan pasien yang tidak bisa berjalan, maka akan dijemput dengan membawa tandu isolasi atau kapsul isolasi yang disediakan di dalam ambulans dan diangkat keluar.

Tetapi jika pasien masih bisa berjalan, maka akan dipapah atau didampingi keluar dari pesawat menuju mobil ambulans yang telah disiapkan.

- Kesiapan tenaga medis

Sekitar 48 tenaga medis dan paramedis yang menjadi sukarelawan siap diterjunkan.

Mereka yang terdiri dari dokter dan perawat tersebut sebelumnya telah mengikuti proses seleksi.

Selain itu, Kementerian Kesehatan akan mengirimkan sekitar 100 tenaga medis dan paramedis untuk memperkuat SDM di Rumah Sakit Galang.

Sebelum dioperasikan, para relawan tersebut akan dilatih terlebih dahulu untuk pengoperasian rumah sakit khusus Covid-19.

Sebelumnya, pelatihan tenaga medis juga dilakukan oleh Lanud Hang Nadim Batam yang melibatkan 20 mobil ambulans bersama para tenaga medis.

Sementara untuk tenaga nonmedis yang dibutuhkan di rumah sakit sudah mulai direkrut sejak beberapa pekan lalu.

- Kelengkapan alat kesehatan

Sejumlah alat kesehatan telah didatangkan dari Jakarta.

Tanggal 25 dan 26 Maret 2020, 2 pesawat Hercules milik TNI AU mengangkut alat kesehatan yang akan digunakan di rumah sakit.

Total barang yang diangkut tersebut sebanyak 13.357,5 kg dan dibawa dengan 5 lori crane menuju pulau Galang.

Tanggal 4 April 2020, alat kesehatan berupa 80 koli APD (Alat Perlindungan Diri) dan 20 koli masker juga kembali didatangkan.

Fasilitas

Rumah Sakit Galang dibawah kendali Kodam I/Bukit Barisan.

Struktur organisasi rumah sakit telah dibentuk oleh PANGDAM I/Bukit Barisan.

- Punya tiga klaster perawatan

Rumah Sakit Khusus Penanganan Covid-19 ini rencananya akan dilengkapi dengan 1000 kamar.

Namun, hingga saat ini hanya sekitar 300 lebih yang telah siap.

Ada tiga klaster perawatan pasien sehubungan dengan Covid-19, yakni Klaster Orang Tanpa Gejala (OTG), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan ICU untuk pasien positif COVID-19.

Klaster OTG untuk 260 kamar, Klaster PDP sebanyak 100 kamar, dan 20 kamar ICU untuk pasien positif Covid-19.

- Dilengkapi ruang isolasi Intensive Care Unit (ICU)

Rumah sakit ini memiliki ruang isolasi yang berbeda dengan rumah sakit lain.

Ruang isolasi yang disediakan memiliki fasilitas seperti ruang ICU.

Ruang isolasi ICU ini dilengkapi dengan tekanan negatif untuk di dalam ruangan, AC (Air Conditioner) standar Hepa (High Efficiency Particulate Air), oksigen dan kamar mandi berada di dalam ruangan.

- Asrama bagi tenaga medis

Tenaga medis yang menjadi relawan di rumah sakit ini bisa tinggal di asrama yang telah disediakan.

Masjid Raya Batam

Pulau Penyengat

(TRIBUNBATAMWIKI/Widi Wahyuning Tyas)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR
70 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved