RS Darurat Covid-19 Pulau Galang Resmi Beroperasi Mulai 6 April 2020

Rumah Sakit Khusus Penanganan Covid-19 di Pulau Galang, Batam mulai beroperasi hari ini, Senin (6/4/2020).

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
Kompas
RS Darurat Penanganan Covid-19 Pulau Galang 

Kemudian, tanggal 1 April 2020, Presiden Joko Widodo juga datang untuk meninjau proyek ini.

- Simulasi penanganan pasien

Satgas Terpadu telah melakukan simulasi penanganan pasien Covid-19 yang diangkut menggunakan pesawat Hercules C-130 ke Bandara Hang Nadim Batam.

Nantinya, pasien yang diangkut dengan pesawat Hercules akan langsung disambut petugas berpakaian APD lengkap.

Saat tiba di pintu belakang pesawat, petugas medis yang berpakaian lengkap masuk ke dalam pesawat untuk menjemput pasien Covid-19.

Jika pasien merupakan pasien yang tidak bisa berjalan, maka akan dijemput dengan membawa tandu isolasi atau kapsul isolasi yang disediakan di dalam ambulans dan diangkat keluar.

Tetapi jika pasien masih bisa berjalan, maka akan dipapah atau didampingi keluar dari pesawat menuju mobil ambulans yang telah disiapkan.

- Kesiapan tenaga medis

Sekitar 48 tenaga medis dan paramedis yang menjadi sukarelawan siap diterjunkan.

Mereka yang terdiri dari dokter dan perawat tersebut sebelumnya telah mengikuti proses seleksi.

Selain itu, Kementerian Kesehatan akan mengirimkan sekitar 100 tenaga medis dan paramedis untuk memperkuat SDM di Rumah Sakit Galang.

Sebelum dioperasikan, para relawan tersebut akan dilatih terlebih dahulu untuk pengoperasian rumah sakit khusus Covid-19.

Sebelumnya, pelatihan tenaga medis juga dilakukan oleh Lanud Hang Nadim Batam yang melibatkan 20 mobil ambulans bersama para tenaga medis.

Sementara untuk tenaga nonmedis yang dibutuhkan di rumah sakit sudah mulai direkrut sejak beberapa pekan lalu.

- Kelengkapan alat kesehatan

Sejumlah alat kesehatan telah didatangkan dari Jakarta.

Tanggal 25 dan 26 Maret 2020, 2 pesawat Hercules milik TNI AU mengangkut alat kesehatan yang akan digunakan di rumah sakit.

Total barang yang diangkut tersebut sebanyak 13.357,5 kg dan dibawa dengan 5 lori crane menuju pulau Galang.

Tanggal 4 April 2020, alat kesehatan berupa 80 koli APD (Alat Perlindungan Diri) dan 20 koli masker juga kembali didatangkan.

Fasilitas

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved