PT Adhya Tirta Batam (ATB)

ATB sendiri adalah perusahaan pengelola air minum swasta selaku operator yang mengelola ketersediaan air baku di Kota Batam.

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
Tribun Batam
PT Adhya Tirta Batam (ATB) 

TRIBUNBATAMWIKI - Minimnya stok air bersih di Kota Batam membuat perusahaan air minum, ATB Batam bakal mengontrol distribusi air atau rationing sebagai upaya penghematan air di Kota Batam.

Pada tahapan awal, penggiliran air akan dilakukan dengan sistem dua hari air mati dan lima hari hidup.

ATB Batam sendiri adalah perusahaan pengelola air minum swasta selaku operator yang mengelola ketersediaan air baku di kota Batam.

Perusahaan ini sudah menjalin kontrak dengan pemerintah Batam selama 25 tahun, yakni dari 1995 hingga 2020.

Profil singkat

PT Adhya Tirta Batam (ATB) adalah suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia.

Melansir situs resmi ATB Batam, perusahaan ini didirikan berdasarkan Undang-Undang No 1 Tahun 1967 juncto Undang-Undang No 11 Tahun 1970 tentang Penanaman Modal Asing.

ATB telah memiliki izin dan ditunjuk sebagai perusahaan yang memiliki hak eksklusif atau satu-satunya di Pulau Batam untuk mengambil, memanfaatkan dan mengelola air baku menjadi air bersih, serta mendistribusikannya kepada pelanggan di Pulau Batam berdasarkan Surat Keputusan Ketua Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam (Otorita Batam) Nomor 062/UM-KPTS/XI/1995 tertanggal 15 November 1995 tentang "Pengelolaan Air Bersih" di Pulau Batam oleh PT Adhya Tirta Batam.

Ketika dimulainya pembangunan di Pulau Batam yaitu tahun 1971, penyediaan dan pengelolaan air bersih di Batam dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini Otorita Batam (BP Batam).

Namun seiring dengan pesatnya perkembangan Batam serta untuk memenuhi kebutuhan pasar, maka pemerintah melalui Otorita Batam mengadakan kerjasama konsesi pengolahan air bersih dengan ATB selama 25 tahun, mulai tahun 1995 sampai dengan 2020.

ATB merupakan perusahaan pengelola air minum swasta pertama di Indonesia.

Selama lebih hampir 25 tahun, ATB bertanggungjawab menjaga suplai air pada pelanggan dengan berinvestasi dalam instalasi pengolahan air dan jaringan infrastruktur layanan pelanggan.

Perjalanan

Pertumbuhan pelanggan PT Adhya Tirta Batam (ATB) cukup signifikan.

1. Jumlah pelanggan

Pada 1996 saat ATB mulai beroperasi, jumlah pelanggan hanya 20.349.

Tahun 2018, jumlah pelanggan yang teraliri air bersih ATB sudah mencapai 281.703.

Setelah 23 tahun beroperasi, jumlah pelanggan ATB naik lebih dari 10 kali lipat dari tahun-tahun pertama mengabdi di Batam.

Selain jumlah pelanggan yang tumbuh berkali lipat, cakupan pelayanan ATB juga naik sangat signifikan.

2. Cakupan pelayanan

Tahun 1996, cakupan pelayanan ATB hanya 36 persen, kini setelah lebih dari dua dasawarsa mengabdi, cakupan pelayanan sudah meningkat menjadi 99,5 persen.

Pertumbuhan penduduk Kota Batam memang cukup tinggi.

Tahun 1996, penduduk Batam hanya 247.958, kini sudah mencapai 1.329.773.

Untuk mengimbangi pertumbuhan pelanggan, ATB meningkatkan beragam infrastruktur dengan menambah jumlah investasi.

3. Investasi

Pada tahun-tahun awal, investasi yang dikucurkan adalah sebesar Rp 26.482 miliar.

Pada 2018, nilai investasi ATB adalah sebesar Rp 1.005.075 miliar.

4. Tingkat kebocoran air

Sementara untuk tingkat kebocoran air, 1996 masih diangka 46 persen, tahun 2018 tingkat kebocoran air ATB sudah mencapai 16,6 persen.

Sekadar informasi, semakin kecil tingkat kebocoran air suatu perusahaan air minum, berarti semakin efektif perusahaan air minum tersebut.

5. Rasio jumlah karyawan

Rasio jumlah karyawan juga cukup efisien.

Bila 1996 lalu rasio karyawan ATB masih 7,47 per 1.000 pelanggan, kini rasio karyawan mencapai 2,06 per 1.000 pelanggan.

Alamat

Adhya Building Tower, Komplek Permata Niaga, Bukit Indah Sukajadi, Jalan Jenderal Sudirman, Batam, Kepulauan Riau.

BP Batam

Parakerja, Platform Pendidikan untuk Disabilitas Buatan Anak Muda Batam

 

(Tribunbatamwiki.com/Widityas)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved