Museum Raja Ali Haji

Museum Raja Ali Haji adalah museum baru di Kota Batam yang mengusung konsep linimasa.

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
Tribun Batam
Museum Raja Ali Haji Batam 

Beberapa diantaranya seperti peralatan tradisional, upacara adat, pakaian adat, peninggalan sejarah, hingga keramik-keramik kuno.

Selain untuk menarik wisatawan, pembangunan museum ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi seputar sejarah peradaban di kota Batam.

Nama Raja Ali Haji

Museum ini diberi nama Museum Raja Ali Haji yang merupakan pahlawan nasional asal Kepulauan Riau.

Raja Ali Haji lahir di Selangor, Malaysia pada tahun 1808 dan meninggal di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau pada 1873.

Ia adalah ulama, sejarawan, dan pujangga keturunan Bugis dan Melayu.

Raja Ali Haji terkenal sebagai pencatat pertama dasar-dasar tata bahasa Melayu lewat buku Pedoman Bahasa.

Bahasa Melayu standar itulah yang dalam Kongres Pemuda Indonesia 28 Oktober 1928 ditetapkan sebagai bahasa nasional, Bahasa Indonesia.

Ia merupakan keturunan kedua (cucu) dari Raja Haji Fisabilillah, Yang Dipertuan Muda IV dari Kesultanan Lingga-Riau dan juga merupakan bangsawan Bugis.

Salah satu mahakaryanya yang paling fenomenal adalah Gurindam 12.

Ia ditetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia sebagai pahlawan nasional pada 5 November 2004.

Kota Batam

Kabupaten Bintan

(Tribunbatamwiki.com/Widityas)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved