Soerya Respationo

Setelah sempat mengatakan bakal gandeng Isdianto, Soeryo Respationo bakal cari wakil lain di Pilgub 2020

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN
Soerya Respationo 

Kemudian menjadi Penasihat dan Peneliti LKBH (Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum) Dharma Sabha, Yogyakarta tahun 1985-1987.

Soerya kemudian hijrah ke Kota Batam dengan menjabat sebagai general affair dan personel manager pada PT Tirta Arta Mina.

Pada 1993, Soerya pindah ke Departemen Personalia dan Umum pada PT Multi Petro Sarana, sebuah perusahaan yang memproduksi pelindung ulir pipa.

Akhir 1995, Soerya mendirikan perusahaan dengan jenis produksi yang sama, yaitu PT Citra Trias Plastikatama dan PT Plastisindo Rematama dengan membuka kantor di Kompleks Juyanah Plaza.

Namun, setelah upayanya tidak sesuai harapan, Soerya berganti haluan dengan membuka kantor konsultan hukum Dharma Bhakti Mulya, pada tahun 1996.

Kantor ini dibuka setelah dirinya mengikuti ujian pengacara praktik di Pengadilan Tinggi Riau.

Politik

Karier politik Soerya dimulai sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Batam, periode tahun 2000-2004.

Kemudian Ketua DPRD Kota Batam, periode 2004-2009 dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, periode 2009-2014.

Pria yang memiliki kumis tebal ini pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepri periode tahun 2010-2015 berpasangan dengan H Muhammad Sani.

Disamping itu, Soerya juga aktif sebagai dosen pada Program Pasca Sarjana (S2) Universitas Batam tahun 2009 sampai sekarang.

Hanya 4 Tahun Sekali, Berikut Asal Usul dan Algoritma Tahun Kabisat

Intip Perjalanan Politik Isdianto, Plt Gubernur Kepri yang Tolak Maju ke Pilgub Lewat PDIP

(Tribunbatamwiki.com/Widityas)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved