Ini Profil dan Perjalanan Karier Maria Sharapova, Mantan Petenis Wanita Nomor 1 Dunia

Pemain tenis wanita unggulan, Maria Sharapova resmi mengumumkan jika dirinya pensiun. Berikut profil dan perjalanan kariernya.

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
Instagram.com/@mariasharapova
Maria Sharapova 

TRIBUNNEWSWIKI - Mantan petenis wanita nomor satu dunia, Maria Sharapova, resmi pensiun dari dunia olahraga yang membesarkan namanya.

Setelah 28 tahun menjadi atlet tenis papan atas dan lima kali memenangkan gelar Grand Slam, Sharapova memutuskan untuk menggantung raketnya.

Ia mengumumkannya lewat satu esai yang ditulisnya untuk dimuat di media Vogue dan Vanity Fair.

Selain sebagai petenis, ia juga dikenal karena memiliki paras yang memesona bak model profesional.

Tak heran jika ia beberapa kali tampil sebagai bintang iklan, seperti iklan Canon, Nike, hingga Land Rover.

Sharapova mengisahkan bahwa kali pertama dia melihat lapangan tenis adalah saat usianya empat tahun, ketika ayahnya sedang bermain tenis di Sochi, Rusia.

Dia pergi ke Florida bersama ayahnya saat usianya enam tahun.

Ketika dia mulai bermain tenis, dia bertemu kebanyakan dengan lawan lebih tua, lebih tinggi, dan lebih kuat.

Lapangan tanah liat hingga rumput sudah pernah dijajalnya sejak usia belia.

Sepanjang kariernya, ia telah memenangkan lima gelar Grand Slam.

Grand Slam pertamanya diraih di turnamen Wimbledon pada 2004 silam saat usianya baru menginjak 17 tahun.

Profil

Dikutip dari mariasharapova.com, berikut biodata dari Maria Sharapova:

  • Nama : Maria Yuryevna Sharapova
  • Tempat, tanggal lahir : Rusia, 19 April 1987 (umur 32 tahun)
  • Tinggi badan : 188 cm
  • Berat badan : 59 kg
  • Tangan dominan : tangan kanan (backhand dua tangan)
  • Tanggal beralih menjadi petenis pro: 19 April 2001
  • Pendapatan sepanjang karier: 38.777.962 dolar 

Perjalanan Karier

Wanita 32 tahun ini menerima pelajaran tenis profesional pertamanya dari mantan pelatih tenis asal Rusia, Yuri Yutkin.

Pada usia 9 tahun, Sharapova bersama ayahnya pindah ke Florida setelah menerima beasiswa untuk berlatih tenis di Nick Bollettieri Tennis Academy.

Tepat di ulang tahunnya yang ke-14, ia memulai karier profesionalnya sebagai atlet tenis dan menyabet posisi runner-up dalam turnamen junior Wimbledon dan Franch Open pada 2002.

Sharapova menjadi wanita Rusia pertama yang naik ke peringkat teratas olahraga pada 2005.

Di tahun berikutnya, ia sukses meraih gelar Grand Slam keduanya di US Open

Gelar ini membawanya masuk dalam daftar lima petenis wanita terbaik pada 2007.

Perjalanannya sebagai atlet tenis tak selalu mulus.

Di tahun yang sama, dikala namanya berada dalam jajaran petenis wanita terbaik, Sharapova mengalami cedera bahu serius.

Hal itu membuat performanya di lapangan menurun dan beberapa kali menelan kekalahan.

Cedera bahunya memburuk.

Sharapova kembali vakum pada tahun 2008.

Satu tahun kemudian, Sharapova memutuskan menjalani operasi demi menyembuhkan cedera bahunya dan rehat dari lapangan tenis hingga 2010.

Tak lama setelah kembali ke lapangan tenis, secara tak sengaja, Sharapova tersandung kasus penggunaan obat-obatan terlarang.

Pada Maret 2016, Sharapova mengumumkan bahwa ia telah gagal dalam tes narkoba untuk ajang Australia Open.

Melalui konferensi pers, Sharapova mengaku kalau dirinya positif Mildronate.

Obat yang digunakan untuk masalah kesehatan yang dialaminya sejak 2006.

Jenis obat ini dimasukan dalam daftar obat terlarang oleh World Anti-Doping Agency's (WADA) pada Januari 2016.

Sialnya, Sharapova telah menggunakan Mildronate selama 10 tahun dan tidak tahu kalau aturannya telah berubah.

Hal ini membuatnya harus menerima sanksi dari pengadilan berupa skorsing selama dua tahun.

Prestasi

  • Gelar tunggal WTA: 36
  • Gelar ganda WTA: 3
  • Gelar Grand Slam: Australian Open 2008, French Open 2012 dan 2014, Wimbledon 2004, dan US Open 2006
  • Gelar WTA Championship: 2004
  • Piala Fed: 2008
  • Olimpiade: Medali perak London 2012
  • Peringkat tertinggi: 1 (selama 21 pekan sebagai petenis peringkat satu dunia)
  • Peringkat saat ini: 373
  • Catatan menang/kalah sebagai petenis tunggal: 645/171

Daftar pelatih

  • Yuri Sharapov (awal karier)
  • Michael Joyce (2008-200)
  • Thomas Hogstedt (2010-2013 dan 2018-2019)
  • Jimmy Connors (2013)
  • Sven Groneveld (2013-2018)
  • Riccardo Piatti (2019-2020)

Adesti Apriani Finalis Puteri Indonesia 2020 Serukan Semangat Ubahlah Insecure Jadi Bersyukur

Intip Perjalanan Politik Isdianto, Plt Gubernur Kepri yang Tolak Maju ke Pilgub Lewat PDIP

 

(Tribunbatamwiki.com/Widityas)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved