BP Batam

BP Batam adalah salah satu lembaga atau instansi pemerintah yang bertugas mengembangkan kawasan Batam dengan menjaring para investor

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
bpbatam.go.id
Logo BP Batam 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Masyarakat Batam tentu tidak asing dengan Batam'>BP Batam.

Lembaga / instansi pemerintah pusat ini dulunya dikenal nama Badan Otorita Batam.

BP Batam dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2007 dengan tugas dan wewenang melaksanakan pengelolaan, pengembangan dan pembangunan kawasan sesuai dengan fungsi-fungsi kawasan.

Visi Batam'>BP Batam:

  • Mewujudkan Batam Madani, Maju, Sejahtera, Indah dan Hijau.

Misi Batam'>BP Batam:

  • Mewujudkan Pulau Batam menjadi kawasan wisata bahari unggul dan transhipment perdagangan international serta mewujudkan daerah industri hijau berorientasi ekspor.

Sejarah

Melansir situs resmi Batam'>BP Batam, Pulau Batam secara geografis memiliki letak yang sangat strategis yakni berada di jalur lalu lintas perdagangan internasional Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan internasional tersibuk kedua setelah Selat Dover di Inggris. 

Posisinya juga sangat strategis hanya 20 kilometer atau 12,5 mil laut dari Singapura.

Jarak tempuhnya hanya 45 menit melalui jalur laut, dengan aksesibilitas yang mudah ke negera lainnya di belahan dunia.

Pulau Batam sendiri merupakan salah satu pulau terbesar dari rangkaian 329 rangkaian pulau di sekitarnya di Kepulauan Riau yakni memiliki luas 415% atau 67% luas dari Singapura.

Kini, Batam yang telah berkembang pesat dengan jumlah penduduk hampir 1,3 juta jiwa, bahkan pasti tidak terbayangkan bahwa kota ini dahulu adalah rerawa-gugusan belukar.

Bahkan daerah hitam dengan penduduk hanya ribuan yang tinggal di pesisir pantai.

Sejumlah kawasan industri besar mulai terbangun di Batam.

Singapura telah menanamkan modalnya dengan investasi yang cukup besar, dengan lahirnya Batamindo di Muka Kuning dan diisi oleh pabrik Sumitomo, Thomson, Philips, Western Digital, Sony dan Toshiba.

Pengembangan industri ini juga membuka peluang lapangan kerja, merangsang arus investasi, dan mendorong peningkatan sektor ekspor.

Hal ini mendorong munculnya kawasan serupa di Batam seperti PT Kabil Indonusa Estate, PT Kara Primanusa, PT Seafront Industrial City, PT Spinindo Mitradaya, dan lain-lain.

Mulai tahun 1980-an, pertumbuhan penduduk semakin meningkat sebagai akibat lajunya pelaksanaan pengembangan daerah industri Pulau Batam, baik secara alami maupun bertambahnya jumlah penduduk dari tenaga kerja formal maupun nonformal.

Otorita Batam mengusulkan adanya lembaga yang menangani administrasi pemerintahan dengan pembentukan Kotamadya Batam.

Dalam bentuk pemerintahan wilayah, yang berstatus kotamadya admnistratif dipimpin oleh walikota.

Penambahan wilayah kerja Otorita Batam sampai ke Pulau Rempang dan Galang, yang ditandai dengan pembangunan jembatan Barelang merupakan hasil pemikiran BJ Habibie untuk mengantisipasi terbatasnya ketersediaan lahan Batam kedepan (seperti yang terjadi sekarang).

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved