Profil Rian Ernest, Politisi Muda yang Maju Pilwako Batam: Pernah Jadi Staf Ahli Ahok

Rian Ernest jadi salah satu bakal calon walikota Batam paling muda yang memilih maju lewat jalur independen

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
TRIBUNBATAM.ID/ARGIANTO
Bakal calon Walikota Batam melalui jalur perseorangan, Rian Ernest Tanudjadja (kiri) bersama wakilnya, Yusiani Gurusinga menunjukkan bukti penerimaan berkas dokumen persyaratan jalur perseorangan dari KPUD Kota Batam, Selasa (25/2/2020). 

PENDIDIKAN

Rian Ernest memulai pendidikan dasar di SD Maria Fransiska, Bekasi dan lulus pada tahun 1999.

Ia kemudian melanjutkan ke SMP Marsudirini Bekasi dan lulus pada 2002.

Pada jenjang sekolah mengengah atas, ia memilih melanjutkan di SMAN 82 Jakarta dan lulus pada 2005.

Pada saat lulus SMP dan akan melanjutkan ke SMA, pria berkepala plontos ini mengaku sempat ingin jadi pastur.

Setelah lulus SMA, ia mengambil jurusan Hukum Bisnis di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Penghasilan ibunya yang tidak menentu mendorong Rian mencari uang tambahan dengan menjadi model majalah dan catwalk.

Dari pekerjaan itu, Rian dapat mengumpulkan uang untuk keperluan sehari-hari dan sekolahnya.

Ia semakin mempelajari pelajaran yang sangat ia sukai, yaitu pelajaran Tata Negara.

Pelajaran ini membuka wawasannya tentang berbagai lembaga negara, fungsi dan wewenangnya, serta pentingnya berbagai lembaga itu dalam menentukan maju mundurnya suatu negara dan rakyatnya.

Karena ketertarikannya itu, Rian mantap memilih Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI).

Dengan ketekunan belajar, Rian berhasil diterima di FHUI pada 2005.

Ia mengaku saat masuk bangku kuliah pernah memiliki cita-cita ingin jadi jaksa.

"Masuk hukum UI saya mau jadi jaksa. Hati saya inginnya buat masyarakat." cerita Rian dikutip dari Tribunnews.

Setelah menyelesaikan pekerjaannya sebagai staf ahli hukum bagi Basuki Tjahaja Purnama, ia meneruskan pendidikan di Master Public Administration di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura, dengan beasiswa penuh.

KARIER

Rian pernah ikut serta dalam tim transisi Presiden-Wakil Presiden Terpilih 2014

Tugasnya adalah menyeleksi berbagai masukan dan rekomendasi orang-orang terpilih untuk menjadi pendamping Presiden Joko Widodo dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, ia juga mensinkronkan kebijakan dalam bidang pendidikan agar sesuai dengan janji kampanye.

Tahun 2011-2012, Ia bergabung dengan Indonesia Mengajar, dan  menjadi wali kelas 5 dengan 28 murid di wilayah terpencil Indonesia.

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved