Tumor Payudara

Tumor payudara bisa jadi momok menakutkan bagi kaum hawa. Pasalnya, benjolan ini bisa menyerang siapa saja, bahkan wanita yang berusia muda.

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
halodoc.com
ilustrasi tumor payudara 

3. Mudah digerakkan

Benjolan akibat tumor payudara jinak biasanya mudah digerakkan.

Sebaliknya, jika tumor bersifat ganas, benjolannya tidak bisa digerakkan sama sekali, seperti menyatu dengan jaringan di sekitarnya.

Jenis-jenis dan penyebab tumor payudara jinak

1. Fibroadenoma

Fibroadenoma merupakan jenis tumor payudara jinak yang paling sering dialami oleh wanita muda usia 15-35 tahun.

Fibroadenoma terjadi ketika sel-sel di kelenjar dan jaringan ikat di payudara tumbuh secara berlebihan.

Penyebabnya diduga adalah pengaruh hormon di dalam tubuh wanita.

Benjolan akibat fibroadenoma umumnya dapat hilang dengan sendirinya, tapi terkadang ada juga yang menetap dan membesar.

2. Fibrokistik

Jika benjolan di payudara hilang-timbul sesuai siklus menstruasi, kemungkinan penyebabnya adalah fibrokistik.

Munculnya benjolan akibat fibrokistik ini disebabkan oleh perubahan hormonal yang terjadi selama siklus menstruasi.

Kondisi ini umumnya dialami oleh wanita berusia 20-50 tahun.

3. Kista payudara

Kista payudara merupakan benjolan berisi cairan yang bisa terbentuk pada salah satu atau kedua payudara.

Benjolan ini tidak bersifat kanker, sehingga tak perlu terlalu dikhawatirkan.

Wanita dari segala usia rentan untuk mengalami kista payudara, tapi paling sering dialami oleh wanita usia 35-50 tahun.

(Tribunbatamwiki.com/Widityas)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved