RSBP Batam

RSBP Batam baru-baru ini menjadi tempat ditahannya jenazah WNA asal Singapura yang sebelumnya diduga terinfeksi virus corona. berikut profilnya.

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
instagram.com/spsfrn/
RSBP Batam 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebagai salah satu kota terbesar di Kepulauan Riau, Batam memiliki banyak fasilitas umum seperti rumah sakit yang cukup memadai.

Salah satu yang cukup tertua di Kota Batam adalah RSBP Batam.

Baru-baru ini, RSBP Batam menjadi tempat jenazah warga negara Singapura yang sempat diduga terinfeksi virus corona.

Hasil uji medis, warga Singapura itu negatif virus corona.

Sesuai namanya, RSBP Batam dikelola langsung oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam, yakni lembaga atau instansi yang berwenang melaksanakan pengelolaan, pengembangan dan pembangunan kawasan sesuai dengan fungsinya.

Rumah sakit swasta yang telah berganti status menjadi rumah sakit pemerintah pada Desember 2018 ini merupakan salah satu yang tertua di Kota Batam karena telah berdiri sejak tahun 1971.

Perubahan status RSBP Batam dari rumah sakit swasta menjadi rumah sakit pemerintah diperoleh dari Kementerian Kesehatan.

Dengan demikian, rumah sakit ini turut mendapat bantuan dari pemerintah.

Dulunya, rumah sakit ini bernama RS Otorita Batam dan berganti nama menjadi RSBP (Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam) mengikuti perubahan nama instansi yang menaunginya.

Mei tahun 2019 lalu, RSBP Batam meresmikan gedung baru 8 lantai dengan fasilitas pelayanan terkini seperti ruang CT SCAN, ruang MRI, ruang radiologi, laboratorium kateterisasi jantung (Cath Lab), ruang medical checkup, UGD, ruang bersalin, ruang operasi, ruang serbaguna, hingga ruang rawat inap VVIP dan kelas 1.

Gedung baru ini juga memiliki klinik eksekutif bagi manajer dan karyawan perusahaan.

RSBP Batam saat ini tengah dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bidang kesehatan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi Widodo pada Oktober 2019 lalu.

Dengan demikian, seluruh barang keluar maupun masuk rumah sakit akan mendapat prioritas khusus, seperti tidak perlu membayar pajak pertambahan nilai.

Saat gempar isu virus corona di Batam, rumah sakit ini menyiagakan tujuh ruang isolasi sebagai upaya tindakan terhadap pasien virus corona.  

Dalam waktu dekat ini, tepatnya pada Maret 2020, RSBP Batam akan menangani operasi pemisahan bayi kembar siam dengan melibatkan 20 dokter. T

indakan operasi ini kabarnya menghabiskan dana hingga Rp 1,1 miliar.

Sejarah

Mengutip dari berbagai sumber, Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam atau yang dulunya bernama Rumah Sakit Otorita Batam adalah sebuah rumah sakit umum pemerintah yang telah berdiri sejak tahun 1971.

Pembangunannya berawal dari sebuah poliklinik yang dikelola oleh PT Pertamina yang pada awalnya hanya memberikan pelayanan kepada karyawan.

Seiring dengan berjalannya waktu dan berkembangnya pelayanan, pelayanan rumah sakit ini semakin diperluas untuk kepentingan masyarakat umum dan karyawan instansi serta perusahaan–perusahaan industri yang ada di Pulau Batam.

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved