Mengenal Sejarah Bukit Daeng, Lokasi Rawan Kecelakaan yang Tewaskan Calon Pengantin di Batam

Nama Bukit Daeng menjadi sorotan setelah menjadi lokasi kecelakaan maut yang menewaskan Sri Wahyuni. Simak gambaran lokasi dan sejarahnya

Penulis: Widityas
Editor: Ami Heppy
TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
Sejarah Bukit Daeng, Dikenal sebagai Lokasi Rawan Kecelakaan di Batam (TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG) 

Sedangkan turunannya sedikit lebih landai dengan kemiringan hanya 45 derajat.

Turunan yang terkesan santai ini cukup panjang tetapi banyak pengendara yang kerap memacu laju kendaraannya pada posisi maksimum.

Dan dari arah sebaliknya, apabila dari arah Batuaji atau simpang Barelang, maka pengendara akan menanjaki bukit landai terlebih dahulu, kemudian turun pada kecuraman tajam 70 derajat tersebut.

Sebelum habis turunan tajam itu, pengendara juga akan menemukan tikungan ringan hendak memasuki jalan raya yang memisahkan dua sisi dam Mukakuning.

Mengenal Perahu Jong, Perahu Layar Mini Khas Masyarakat Melayu

Monumen Welcome To Batam

Data kecelakaan 

Diketahui, sepanjang tahun 2019 lalu, Jalan R Suprapto sendiri menyumbang angka terbanyak dengan total 70 jumlah kejadian.

Data ini berdasarkan hasil evaluasi pihak Kepolisian Resor (Polres) Barelang di tahun 2019, mulai dari bulan Januari hingga bulan Desember.

Dari 70 lakalantas di Jalan Suprapto sendiri, tercatat sebanyak delapan orang meninggal dunia dan tujuh orang mengalami luka berat.

Sedangkan untuk korban luka ringan mencapai 98 orang.

Kerugian materil akibat lakalantas di Jalan Suprapto pun tercatat sebesar Rp 145,5 juta.

Kerugian materil itu menjadi total kerugian tertinggi dari 13 blackspot (titik rawan) lainnya di Kota Batam.

Untuk jumlah korban meninggal dunia dan mengalami luka berat, Jalan Suprapto dibawah kejadian di Jalan Umum Barelang, Kota Batam.

Jalan menuju Barelang ini di tahun 2019 menelan korban jiwa sebanyak 17 orang dan 13 orang lainnya luka berat.

Jalan Umum Barelang sendiri notabenenya merupakan Jalan yang berada tak jauh dari Jalan R Suprapto yang sama-sama saling menghubungkan satu kawasan ke kawasan lainnya di Kota Batam.

Jumlah lakalantas sendiri menjadi sorotan pihak Polresta Barelang.

Pasalnya, di tahun 2019 angka lakalantas meningkat 11 persen dari tahun sebelumnya.

Namun, memasuki bulan Januari 2020, sebanyak 73 peristiwa lakalantas telah menghantui warga Batam.

Pura Agung Amerta Bhuana

(Tribunbatamwiki.com/Widityas)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved