Mengapa Ekspor Nikel Dilarang oleh Pemerintah? Inilah Alasan dan Analisa Para Pengamat

Pelarangan ekspor nikel resmi dipercepat dari jadwal semula. Hal ini dipicu oleh beberapa sebab. Apa saja?

ANTAM
Pemerintah resmi mempercepat pelarangan ekspor nikel. Hal ini dipicu oleh beberapa hal 

Penggarapan sisa cadangan nikel yang menyentuh angka 3,5 miliar ton masih belum ditambang karena terbentur masalah lingkungan.

Para Pengimpor Memutar Akal

Kedepannya, keterbatasan cadangan nikel dan larangan ekspor dari Indonesia ini tentu memaksa pengimpor asing memutar akal.

Dalam catatan, Cina pernah melirik Filipina yang tercatat memiliki cadangan nikel terbesar kedua di dunia.

Sementara di negara-negara yang lain, seperti Inggris dan Australia dilaporkan sedang sibuk memeroleh dan mengamankan izin tambang nikel di berbagai negara.

Berdasarkan laporan Wall Street Journal, sejumlah perusahaan telah melakukan eksperimen dengan teknologi baru untuk memroduksi bahan baku pengganti nikel, yaitu nikel sulfat dan komoditas lain, tanpa melalui metode ekstraktif.

Sementara lembaga analisa pasar Roskill menilai dibutuhkan harga nikel sebesar 20.000 USD per ton untuk membuat investasi besar-besaran di sektor hulu dapat menguntungkan.

 

Baca: Kementerian Perindustrian Republik Indonesia

Baca: Ibu Kota Baru : Gaikindo Sebut Industri Otomotif Tak Harus Pindah, Toyota Belum Perkirakan Potensi

--

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved